SELAMAT DATANG DI BLOG POLSEK SIDING


Terimakasih telah mengunjungi Blog Polsek Siding.
Sebagai upaya lebih untuk memberikan Informasi mengenai Kegiatan Polsek Siding, yang sebenarnya secara Geografis letak Polsek ini berada di Daerah/Wilkumnya terisolir dan berada di kawasan Perbatasan dengan keterbatasan sarana dan Prasarana yang minim yaitu tanpa di aliri Listrik,sinyal telpon dan akses jalan. Alhamdullillah Polsek Siding punya Blog juga dengan keterbatasan yang ada bahkan di Polsek tidak dilengkapi Unit Komputer dengan alasan itu tadi, sementara ini kami Online di Kota Bengkayang.

Besar harapan kami, Blog ini dapat bermanfaat bagi kita semua terutama dari segi pembinaan Kamtibmas ( Keamanan dan Ketertiban Masyarakat ) di lingkungan kita semua, khususnya dalam lingkup wilayah Polsek Siding, dimana Blog ini tidak mungkin diakses di Wilkumnya sendiri (ironis!).

Kami menyadari bahwa Blog ini jauh dari sempurna dan kami berharap lebih banyak masukan-masukan dari para pengunjung untuk meningkatkan pelayanan kami. Saran, kritik maupun informasi akan senang hati kami terima.

Akhir kata…., Segenap jajaran Polsek Siding mengucapkan terima kasih banyak atas partisipasi anda dalam Blog Polsek Siding ini.
Read more

UPACARA HUT RI KE-67 DI DESA SIDING KEC.SIDING

 Pasukan Pengibar Bendera
Kepala UPT Dinas Pendidikan Kec.Siding Sebagai Inspektur Upacara

peserta Upacara
Paduan Suara dari Anak SD dan SMP

Suasana menyambut hari ulang tahun kemerdekaan RI ke 67 di perbatasan antara Indonesia dan Malaysia di Desa Siding Kecamatan Siding Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat tetap terasa meriah.

Upacara bendera dilaksanakan di Siding tepatnya di Lapangan depan Pos Libas TNI-AD desa Siding pada 17 Agustus 2012 yang dihadiri kepala UPT Dinas Pendidikan Kec.Siding, Kepala Desa Siding masyarakat, TNI, POLRI, PNS, dan instansi lainnya.

"Di Siding juga diselenggarakan sepak bola antar dusun, dan nanti selepas Upacara HUT RI akan dilakukan lomba panjat pinang dan lomba lainnya untuk memperingati kemerdekaan RI," kata Pak Jihem, Salah satu warga Siding.

Ia mengungkapkan rasa nasionalime masyarakat perbatasan masih tinggi. "NKRI bagi mereka merupakan harga mati, jadi tidak perlu diragukan rasa nasionalisme mereka," ujarnya.
Read more

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1433 H

Read more

KUNJUNGAN KABAG REN BESERTA ROMBONGAN KE POLSEK SIDING

 Foto bersama Kabag Ren Polres Bengkayang


Kabag Ren makan siang di Polsek Siding
Pembangunan Aspol Polsek Siding

Pada hari Rabu tanggal 18 Juli 2012 jam 14.00 Wib, Kabag Ren Polres Bengkayang AKP Saut Harianja melaksanakan Kunjungan ke Polsek Siding Dsn Padang Ds Siding Kec.Siding, didampingi Kaur Logistik Aiptu Aap Afian beserta Aiptu Sapari dan Brigadir Kirdaus, Kabag Ren melaksanakan pengecekan jalannya pembangunan Asrama Polisi Polsek Siding.
Read more

9 Pesan Kapolri di HUT BHAYANGKARA 66






 Ucapan HUT BHAYANGKARA di Polsek Siding

BENGKAYANG- Bertempat di Lapangan Apel Polres Bengkayang, Minggu (1/7), Polres Bengkayang merayakan HUT Bhayangkara Ke-66 Tahun 2012, yang jatuh pada tanggal 1 Juli 2012, dalam bentuk Upacara Peringatan Dirgahayu Bhayangkara Ke-66. Turut hadir dalam Upacara HUT Bhayangkara, Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot, Spd.,  serta sejumlah tamu undangan lainnya, dari Jajaran TNI dan unsur pemerintah daerah, masyarakat dan sejumlah organisasi kepemudaan yang ada di Kabupaten Bengkayang.
Dalam sambutan tertulis, Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Polisi Drs. Timur Pradopo, yang dibacakan oleh Kapolres Bengkayang, AKBP. Veris Septiansyah,SH,S.IK,M.Si mengatakan dan menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Bhayangkara ke-66 Tahun 2012 kepada seluruh anggota dan keluarga besar Kepolisian Negara Republik Indonesia dimanapun berada dan bertugas.
Dirinya juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengabdian seluruh anggota Polri dalam upaya meningkatkan pelaksanaan tugas, baik di bidang operasional maupun pembinaan.  Meskipun dihadapkan pada berbagai kendala dan keterbatasan, namun saudara tetap menunjukkan dedikasi, loyalitas dan integritas tinggi. Sehingga dapat mewujudkan situasi Kamtibmas yang mantap dan kondusif, dalam rangka mendukung terwujudnya pembangunan nasional.
Seperti diketahui bersama, dalam kurun waktu 66 tahun ini, Polri dihadapkan pada berbagai tantangan, hambatan dan cobaan yang tidak ringan. Namun semua dinamika serta tempaan itu merupakan bagian dari catatan perjalanan sejarah Polri, yang justru akan memperkaya dan memperkuat nilai-nilai kejuangan institusi Bhayangkara di negeri ini. Setiap waktu tentu terdapat tantangan tugas berbeda-beda yang harus dihadapi oleh segenap jajaran Polri, baik pada masa lalu maupun di era demokrasi dan keterbukaan seperti saat ini. Beragam pengalaman itu, tentunya menjadikan Polri lebih tegar dan matang dalam mengemban tugas pengabdiannya sebagai alat negara penegak hukum, pemelihara keamanan dan ketertiban masyarakat serta sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Perjalanan waktu yang demikian panjang telah mematangkan karakter pengabdian Polri kepada masyarakat, dengan berbagai dinamika perubahan dan perkembangan yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, menjadikan Polri bersikap adaptif dan akomodatif.
Menurutnya, kondisi ini menuntut Polri untuk terus menerus meningkatkan kualitas kinerjanya secara profesional agar dapat mengukir prestasi dan pencapaian kinerja yang membanggakan. Berbagai prestasi dan pencapaian kinerja Polri saat ini, telah mendapat apresiasi dari pemerintah, masyarakat dan dunia internasional.  Diantaranya dalam keberhasilan mengungkap kasus-kasus terorisme, pemberantasan peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba, serta mengamankan berbagai agenda baik yang bersifat nasional maupun internasional.
Meskipun demikian, lanjut Kapolri, di samping keberhasilan yang telah dicapai, harus kita akui bahwa masih ada kelemahan dan kekurangan dalam upaya membangun kepercayaan masyarakat (trust building). Hal ini dapat diketahui dari adanya komplain, kritik dan hasil penilaian dari berbagai komponen masyarakat yang menggambarkan ketidakpuasan atas kinerja Polri. Semua hasil penilaian tersebut tentu memberikan suatu kesimpulan kepada kita bahwa ekspektasi atau harapan masyarakat terhadap Polri semakin tinggi dan upaya kita selama ini dinilai belum maksimal. Hal ini janganlah membuat kita berkecil hati, terima dengan ikhlas serta jadikan semua itu sebagai penyemangat untuk berkarya lebih baik lagi.
Oleh karena itu, peringatan Hari Bhayangkara pada tahun ini, hendaknya dapat dijadikan momentum bagi kita sekalian untuk melakukan retrospeksi dan introspeksi diri, agar semakin meneguhkan ikrar dan tekad kita untuk terus melangkah dengan tegar dan penuh optimisme menghadapi setiap tantangan yang ada, dengan lebih meningkatkan kinerja guna memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, bangsa dan negara. Hadirin dan Undangan yang saya hormati, Tema Peringatan Hari Bhayangkara ke-66 pada tahun ini, yaitu: “PELAYANAN PRIMA, ANTI KKN, ANTI KEKERASAN MEMANTAPKAN KAMDAGRI DAN SUPREMASI HUKUM GUNA MENDUKUNG PEMBANGUNAN NASIONAL”, sangatlah tepat, relevan, dan kontekstual. Tema ini merupakan representasi dari tekad dan semangat kita yang saat ini terus melakukan reformasi internal melalui program revitalisasi yang sangat strategis untuk mewujudkan organisasi Polri yang semakin reformis dan humanis. Tekad dan semangat tersebut sekaligus menunjukkan keinginan kuat kita untuk mewujudkan tahun 2012 sebagai tahun peningkatan kinerja dan prestasi.
Sebagaimana tema di atas, dikaitkan dengan Grand Strategy Polri tahap III yaitu; Strive for Excellence yang seyogyanya akan dimulai pada tahun 2015 sampai dengan 2025, hendaknya tema tersebut dapat diaplikasikan mulai dari sekarang seiring dengan upaya kita untuk membangun kemitraan dengan masyarakat. Dengan terwujudnya pelayanan prima, Polri diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi mantapnya situasi keamanan dalam negeri dan tegaknya supremasi hukum di seluruh wilayah yuridiksi Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang pada akhirnya dapat mendukung kelancaran pembangunan nasional. Pembangunan nasional merupakan faktor penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengingat peningkatan kesejahteraan bisa dicapai manakala pembangunan ekonomi tumbuh kuat, adil dan merata.
“Agar pembangunan ekonomi dapat berjalan dengan sukses, maka kondisi stabilitas politik, supremasi hukum serta kamtibmas haruslah baik dan kondusif. Polri sebagai bagian dari fungsi pemerintahan yang bertanggungjawab dalam mewujudkan Kamdagri, tentunya harus bersikap responsif terhadap berbagai perubahan yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Asas transparansi dan akuntabilitas publik dalam upaya mewujudkan good governance and clean goverment merupakan syarat mutlak yang harus dijadikan landasan dalam berbagai kebijakan dan strategi Polri agar dapat menjawab harapan dan tuntutan masyarakat,” ungkapnya.
Berkaitan dengan hal itu, lanjut Kapolri, pelaksanaan penataan dan pembenahan organisasi secara fundamental, konseptual dan konsisten terhadap berbagai aspek organisasi dalam bingkai Reformasi Birokrasi Polri, telah menunjukkan sejumlah hasil dan kemajuan yang nyata. Kemajuan tersebut dapat dilihat antara lain melalui upaya-upaya untuk merubah mindset dan culture set, diantaranya, pada level pimpinan dengan dilakukannya peningkatan kapasitas yang menampilkan sikap ketauladanan (leading by example), kepemimpinan yang melayani (servant leadership), menjadi penjamin kualitas kinerja bagi anggota dan kesatuan (quality assurance), bertindak sebagai konsultan yang solutif (consultant), serta anti KKN dan anti gratifikasi. Demikian juga pada level bawahan, dengan ditegakkannya hak-hak anggota dan menjadikan bawahan mempunyai jiwa kepemimpinan.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga ingin menekankan kepada seluruh jajaran, mengenai Maklumat Kapolri Nomor : Mak/01/XII/2012, tanggal 9 Desember 2012 tentang Pencegahan KKN sebagai penjabaran Instruksi Presiden Nomor : 9 Tahun 2011 tentang Rencana Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Tahun 2011, yang selanjutnya diperbaharui dengan Instruksi Presiden Nomor : 17 Tahun 2011 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi tahun 2012. Maklumat tersebut, merupakan langkah nyata dalam melakukan upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi, yang menegaskan hubungan saling mengawasi antara sesama anggota Polri, baik pada level atasan maupun anggota, hubungan antara anggota Polri dengan pengawas internal maupun eksternal, dan hubungan Polri dengan masyarakat dalam kerangka pencegahan dan pemberantasan korupsi.
Kata dirinya, hubungan antara atasan dan bawahan yang diatur dalam maklumat tersebut, memberikan ruang kepada bawahan untuk selalu mengingatkan, mencegah dan menolak perintah atasan yang tidak sesuai dengan norma dan aturan hukum yang berlaku dan cenderung korup.
“Di era demokrasi dan keterbukaan saat ini, kita dihadapkan pada beberapa kecenderungan meningkatnya radikalisme, terorisme, KKN, permasalahan pertanahan, perkebunan, dan pertambangan yang berpotensi memunculkan konflik sosial serta potensi kekerasan horizontal di kalangan masyarakat. Berdasarkan fakta tersebut di atas, kita sadar bahwa permasalahan dan tantangan tugas Polri di era demokrasi dan keterbukaan ini, akan semakin berat, riil, dan kompleks, sehingga untuk menghadapi kondisi tersebut, Polri harus membangun kemitraan melalui pendekatan perpolisian masyarakat yang dilaksanakan secara konkret, terarah, konsisten dan berlanjut,” tutur Kapolri.
Kemitraan dengan masyarakat merupakan faktor yang sangat mendukung kinerja Polri, karena tanpa kemitraan yang erat, mustahil Polri dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. Demikian juga halnya Polri dapat bersinergi dengan TNI dalam melaksanakan tugas, kewajiban, dan tanggungjawab untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban bagi masyarakat. Kriteria keberhasilan Polri yang diharapkan masyarakat dalam menghadapi aksi kekerasan, adalah : pertama; Kamtibmas tetap dijaga atau gangguan Kamtibmas tidak boleh dibiarkan dan jangan membuat rakyat kita cemas dan takut terhadap kejahatan (fear of crime), kedua; para perusuh, perusak dan pelaku kekerasan tetap harus ditindak sesuai dengan ketentuan hukum, dan ketiga; Polri diharapkan melaksanakan tugas secara profesional dengan taktik dan teknik yang tepat sehingga dapat dicegah jatuhnya korban jiwa di pihak sipil termasuk para perusuh.
Mencermati perkembangan situasi di era demokrasi dan keterbukaan tersebut, maka Polri dituntut untuk senantiasa meningkatkan kemampuan personel, peralatan dan perlengkapan agar mampu menjaga atau memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, serta menegakkan hukum yang dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan rule of law dan nilai - nilai demokrasi guna menciptakan situasi kamtibmas yang mantap dan kondusif. Berdasarkan pemikiran tersebut, Polri telah menetapkan konsep modernisasi dan peningkatan kemampuan melalui kebijakan untuk mewujudkan Postur Polri yang Paripurna tahun 2014 (world class organization), yang memenuhi kriteria antara lain; organisasi Polri dapat menjadi acuan atau rujukan bagi organisasi lain yang sejenis (benchmarked), memiliki kemampuan kinerja di atas rata - rata (extraordinary performance), memiliki keunggulan - keunggulan di bidang tertentu (superior advantages), dan dikenal luas secara internasional (worldwide recognition). Dengan terwujudnya postur Polri yang paripurna, diharapkan kekuatan Polri akan semakin baik dan tergelar mulai dari tingkat Mabes sampai dengan tingkat Polsek dengan menganut sistem piramida yang berstandar kinerja Profesional, Bermoral dan Modern, melalui konsep; “Mabes kecil” sebagai perumus kebijakan politik, strategi dan keamanan (Polstrakam) tingkat nasional, “Polda cukup” sebagai kesatuan induk penuh, “Polres besar” sebagai Kesatuan Operasional Dasar (KOD) dan “Polsek kuat” sebagai Unit Pelayanan Kepolisian terdepan yang ada di masyarakat.
Terkait dengan konsep “Polsek kuat”, Kapolri mengharapkan adanya terobosan dengan melakukan penguatan aspek-aspek yang meliputi; struktur, personil, anggaran, sistem dan metode serta material di tingkat Polsek. Dan yang lebih penting lagi adalah, Polsek berkewajiban mengakselerasi pelaksanaan community policing dengan pendekatan tugas yang berbasis kepada kepentingan dan kebutuhan rasa keadilan dalam masyarakat.
Kondisi objektif Polri terkait dengan batas kemampuannya, baik karena keterbatasan personel maupun peralatan dan perlengkapan yang diperlukan, menuntut Polri untuk melakukan modernisasi dan peningkatan kemampuan. Untuk mewujudkan hal tersebut, Polri telah menyusun konsep prioritas modernisasi dan pembangunan kekuatan yang dilakukan secara bertahap dalam 3 (tiga) tahun mendatang (2012 - 2014), dalam rangka membangun dan meningkatkan kemampuan Polri secara rasional sesuai dengan sasaran yang bisa didukung dengan anggaran negara. Sehubungan dengan hal itu, kita menginginkan agar penambahan kekuatan personel tersebut harus diikuti dengan kemampuan menjaga dan meningkatkan kualitas. Untuk itu, pelaksanaan pendidikan dan pelatihan serta pembinaannya, harus dilakukan secara tepat dan benar sehingga menghasilkan kualitas personel Polri yang unggul.
Sebelum mengakhiri amanatnya, Kapolri juga  ingin menyampaikan beberapa hal guna dipedomani dalam pelaksanaan tugas seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia, yaitu pertama, tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan dan sumber kekuatan dalam melaksanakan tugas mulia yang bernilai amal ibadah. Kedua, upayakan pencegahan secara maksimal terhadap aksi-aksi kekerasan, anarkis dan konflik komunal. Jika pencegahan tidak berhasil maka lakukan tindakan hukum yang cepat, tepat, dan tuntas secara profesional, proporsional, objektif, transparan dan akuntabel guna menjamin kepastian hukum dan rasa keadilan masyarakat. Ketiga, aktualisasikan secara konkrit, falsafah dan strategi pemolisian Polri melalui community policing, yang menyertakan masyarakat pada kegiatan pemolisian, menyentuh semua komunitas masyarakat, menjalin kemitraan dan menjadikannya sebagai pengawas eksternal dengan mengedepankan penyelesaian masalah. Keempat, junjung tinggi kode etik Polri yang meliputi etika kepribadian, etika kelembagaan, etika kenegaraan dan etika hubungan dengan masyarakat yang merupakan kristalisasi nilai-nilai Pancasila, Tribata dan Catur prasetya. Kelima, mantapkan karakter kepemimpinan yang menampilkan ketauladanan, dengan prinsip-prinsip; sebagai pemimpin yang jujur dan terpercaya, bertanggung jawab, visioner, disiplin, mampu bekerjasama, dapat bertindak adil dan mempunyai kepedulian. Keenam, tingkatkan kecintaan dan kebanggaan sebagai personel Polri dengan senantiasa menjaga dan memperkokoh soliditas organisasi Polri agar tidak goyah dalam situasi apapun.
Ketujuh, bangun dan kembangkan komunikasi dan public relation Polri yang efektif, dengan berbagai komponen masyarakat guna meningkatkan pelayanan informasi kepada publik. Kedelapan, tingkatkan prestasi dan pencapaian peningkatan kinerja tahun 2012 melalui pelayanan prima yang anti KKN dan anti kekerasan guna mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang mantap dan kondusif dalam rangka menyukseskan pembangunan nasional. Kesembilan, dalam upaya penegakan hukum, jangan ada lagi kekerasan yang mendatangkan korban jiwa. Untuk itu, pimpinan memiliki peran sentral dalam menghadapi berbagai permasalahan di lapangan. Pimpinan harus berani tampil di depan dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang ada di masyarakat, sehingga permasalahan tersebut dapat diatasi sepenuhnya dan dilokalisir, agar tidak meluas dan menjadi permasalahan nasional.
Kapolri berharap, lewat HUT bahyangkara Ke – 66 Tahun 2012, Tuhan senantiasa memberikan bimbingan dan petunjuk - Nya, kepada kita sekalian dalam meningkatkan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan Negara.Amin...
Read more

DOKUMENTASI GIAT POLMAS POLSEK SIDING

Read more

Kapolsek Menghadiri Upacara Adat di Desa Siding

 Kapolsek bersama Kepala Adat Desa Siding, Pak Mudin
 Kapolsek bersama anggota TNI Pos Libas Siding 
 Prosesi Pemotongan leher Anjing

 Kapolsek dalam perjalanan menuju Gua Kelelawar, tempat pelaksanaan Upacara adat yang berjarak 10 Km dari Desa siding dan hanya bisa ditempuh dengan Speed boat melewati sungai Siding
Prosesi Upacara adat di salah satu rumah warga

      Kapolsek menghadiri kegiatan Upacara Adat di desa Siding pada tanggal 4 Juni 2012 di gua Kelelawar desa Siding, perjalanan ditempuh menggunakan Speed Boat. acara ini dipimpin Ka.Adat Desa Siding, dan diikuti oleh Kades, pengurus desa, anggota TNI Pos Pam Libas, beserta masyarakat Desa Siding. selama mengikuti kegiatan, situasi dalam keadaan aman terkendali.  
Read more

Pengamanan Gawai Adat Dayak Bidayuh (Nyobeng) di Sebujit





         
Kapolsek beserta 6 anggota melakukan pengamanan, kegiatan ini juga ikut dihadiri Kabag Ren Polres Bengkayang, Kapolsek Jagoi Babang dan Kapolsek Seluas. 
         Selama kegiatan Pengamanan Gawai Adat Dayak Bidayuh / Nyobeng di Desa Sebujit/Hli Buei berlangsung aman dan tertib. 
         Admin sedikit menjelaskan mengenai perayaan Nyobeng, Nyobeng adalah Ritual tahunan terhadap Sang Pencipta bagi Suku Dayak Bidayuh di Desa Sebujit, Kabupaten Bengkayang. Proses ritual berupa memandikan atau membersihkan tengkorak manusia hasil mengayau (memenggal kepala musuh) oleh nenek moyang. Upacara ini cukup mengharukan, dan berlangsung selama tiga hari. Mulai tanggal 15 hingga 17 Juni. Mengayau, sudah lama tidak pernah dilakukan lagi oleh Suku Dayak, tetapi Upacara Adat Nyobeng masih tetap dipelihara dan dilestarikan sebagai bagian dari warisan budaya nusantara.
Read more

Pembangunan Rumdin Polsek Siding







Pembangunan Rumdin Polsek Siding

Pembangunan Konstruksi dan Fasum Rumdin Polsek Siding T.38 M2 / 1 Unit / 8 KK Polres Bengkayang Tahun Anggaran 2012
HPS : Rp 862.083.000,00
PEMENANG PELELANGAN UMUM
NOMOR  :  PENG /  06  /  V  / ULP / PP / 2012
Nama Badan Usaha                    :   CV. TIARA
Alamat                                            :   Jln. Jerendeng A.R Komplek Terminal Rt.014 / Rw. 008 Kel. Bumi Emas Kec. Bengkayang Kab. Bengkayang
NPWP                                             :   01.667.254.5 - 702.000
Harga Penawaran Terkoreksi :   Rp. 853.350.000,-
                                                             (Delapan Ratus Lima Puluh Tiga Juta Tiga Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah)       
Jangka Waktu Pelaksanaan     :   90 ( sembilan puluh ) hari Kalender

Read more

Tips Kesehatan : Terapi Air Putih


Tuhan telah memberi kita air yang banyak dan gratis. Tanpa mengeluarkan uang untuk obat-obatan, tablet, suntikan, diagnosa, upah dokter,dll. Hanya minum air minum, penyakit di bawah ini bisa disembuhkan. Anda tak akan percaya sebelum melakukannya. Di bawah ini daftar penyakit yang dapat disembuhkan oleh terapi ini:

Tuhan telah memberi kita air yang banyak dan gratis. Tanpa mengeluarkan uang untuk obat-obatan, tablet, suntikan, diagnosa, upah dokter,dll. Hanya minum air minum, penyakit di bawah ini bisa disembuhkan. Anda tak akan percaya sebelum melakukannya. Di bawah ini daftar penyakit yang dapat disembuhkan oleh terapi ini:

1. Sakit Kepala

2. Asma

3. Hosthortobics

4. Darah Tinggi

5. Bronchitis

6. Kencing Manis

7. Kurang Darah

8. TBC

9. Paru-paru

10. Penyakit Mata

11. Rematik

12. Radang Otak

13. Lumpuh

14. Batu Ginjal

15. Haid Tidak Teratur

16. Kegemukan

17. Penyakit Saluran Kencing

18. Leukimia

19. Radang/Sakit Persendian

20. Kelebihan Asam Urat

21. Kanker Peranakan

22. Radang Selaput Lendir

23. Mencret

24. Kanker Payudara

25. Gangguan Jantung

26. Disentri

27. Radang Tenggorokan

28. Mabuk, Pusing, Gamang

29. Ambeien

30. Sembelit

31. Batuk

Bagaimana Air Minum Itu Bekerja?

Meminum air minum biasa dengan metode yang benar, memurnikan tubuh manusia. Hal itu membuat usus besar bekerja dengan lebih efektif dengan cara membentuk darah baru, dalam istilah medis dikenal sebagai aematopaises. Bahwa mucousal fold pada usus besar dan usus kecil diaktifkan oleh metode ini, merupakan fakta tak terbantah, seperti teori yang menyatakan bahwa darah segar baru diproduksi oleh mucousal fold ini. Bila usus bersih, maka gizi makanan yang dimakan beberapa kali dalam sehari akan diserap dan dengan kerja mucousal fold, gizi makanan itu diubah menjadi darah baru.

Darah merupakan hal paling penting dalam menyembuhkan penyakit dan memelihara kesehatan, dan karena itu air hendaknya dikonsumsi dengan teratur.

Bagaimana Melakukan Terapi Air ini ?

Pagi hari ketika anda baru bangun tidur (bahkan tanpa gosok gigi terlebih dahulu) minumlah 1.5 liter air, yaitu 5 sampai 6 gelas. Lebih baik airnya ditakar dahulu sebanyak 1.5 liter. Ketahuilah bahwa nenek moyang kami menamakan terapi ini sebagai "usha paana chikitsa".

Setelah itu anda boleh mencuci muka. Hal yang sangat penting untuk diketahui bahwa jangan minum atau makan apapun satu jam sebelum dan sesudah minum 1.5 liter air ini. Juga telah diteliti dengan seksama bahwa tidak boleh minum minuman beralkohol pada malam sebelumnya. Bila perlu, gunakanlah air rebus atau air yang sudah disaring.

Apakah mungkin Minum 1.5 Liter Air Sekaligus?

Untuk permulaan, mungkin akan terasa sulit meminum 1.5 liter air sekaligus, tapi lambat laun akan terbiasa juga. Mula-mula, ketika latihan, anda boleh minum 4 gelas dulu dan sisanya yang 2 gelas diminum dua menit kemudian. Awalnya anda akan buang air kecil 2 sampai 3 kali dalam satu jam, tapi setelah beberapa lama, akan normal kembali. Menurut penelitian dan pengalaman, penyakit-penyakit berikut diketahui dapat disembuhkan dengan terapi ini, dalam waktu seperti tertulis di bawah ini:

Sembelit - 1 Hari

TBC Paru-Paru - 3 Bulan

Kencing Manis - 7 Hari

Asam Urat - 2 Hari

Tekanan Darah - 4 Minggu

Kanker - 4 Minggu

Catatan :

Disarankan agar penderita radang / sakit persendian dan rematik melaksanakan terapi ini tiga kali sehari, yaitu pagi, siang, dan malam satu jam sebelum makan-selama satu minggu, setelah itu dua kali sehari sampai penyakitnya sembuh. Kami mohon dengan sangat, metode di atas dibaca dan dipraktekkan dengan seksama. Sebar luaskanlah pesan ini kepada teman-teman, sanak saudara dan tetangga karena hal ini merupakan persembahan pada kemanusiaan. Dengan rahmat Tuhan, setiap orang hendaknya menjalani hidup sehat

"BILAMANA ANDA BERPARTISIPASI DALAM PENEBARAN INFORMASI INI ANDA BAGAIKAN SEORANG DOKTER YANG TELAH MENYEMBUHKAN BERIBU-RIBU BAHKAN BERJUTA-JUTA MANUSIA "
Read more

Cara Mengemudi Yang Aman


Apapun kendaraan yang anda kemudikan, keamanan memang faktor paling penting. Berikut beberapa strategi keamanan dasar yang dapat menjauhkan anda dari bahaya ketika mengemudi di jalan raya.

Pertama dan yang paling penting adalah menemukan posisi mengemudi yang baik. Atur kursi sehingga anda dapat meletakkan pergelangan tangan di atas roda kemudi dengan tangan terentang. Anda mungkin perlu mengatur kemiringan sandaran kursi untuk menemukan posisi ideal yang benar-benar nyaman dan tidak melelahkan.

Atur sandaran kepala sehingga pas berada di belakang namun tidak menyentuh kepala anda. Pegang kemudi dengan kedua tangan sejajar pada posisi jarum jam angka sembilan (tangan kiri) dan angka tiga (tangan kanan), agar anda dapat memutar roda kemudi ke kiri atau kanan dengan cepat dan tepat.

Bila kurang nyaman, dapat memilih posisi jarum jam angka 10 dan 2. Jangan membiasakan meletakkan tangan pada bagian atas roda kemudi, terutama pada mobil-mobil baru, karena air bag dapat mematahkan tangan atau mendorongnya ke muka anda bila sampai terkembang.

Meskipun pemerintah belum memberlakukan peraturannya, biasakanlah untuk menggunakan sabuk pengaman (safety belt) sebelum menghidupkan mesin. Mintalah agar penumpang di kursi depan juga mengenakan sabuk pengaman. Sabuk ini telah terbukti berhasil menyelamatkan jiwa.

* Ikuti arus lalu lintas. Atur kecepatan yang sama dengan kendaraan sekitar anda bila memungkinkan.

* Perbedaan besar antara kecepatan anda dengan kendaraan lain dapat membahayakan.

* Bersikaplah “Mandiri”. Jangan ikuti kumpulan kendaraan di jalan tol agar dapat menghindari tabrakan yang menimpa kendaraan lain.

* Awasi lalu lintas. Lihatlah jauh ke depan dan perhatikan adanya masalah sebelum anda sampai di tempat itu.

* Sering periksa kaca spion.

* Antisipasi. Selalu Antisipasi keadaan darurat yang mungkin terjadi, dan rencanakan jalan keluarnya.

* Jangan berdiam di jalur paling kanan. Jalur kanan adalah untuk mendahului, bukannya jalur “cepat”, apalagi bila kecepatan anda di bawah 80 km/jam. Inilah sebab mengapa banyak pengemudi yang nekad mendahului dari jalur paling kiri. Jadi jangan salahkan dulu mereka yang mungkin sedang terburu-buru namun ada pengemudi "keras kepala" yang tidak bersedia memberi jalan di jalur paling kanan.

* Tetaplah di jalur sebelah kiri, kecuali bila akan mendahului. Jangan mencoba memblokir pengemudi yang ngebut. Biarkan pak Polisi yang melakukannya.

* Beri tanda! Beri tanda bila anda akan pindah jalur, begitu pula bila akan membelok.

* Tunggu sebelum membelok ke kanan. Bila anda berhenti di jalan yang ramai sambil menunggu untuk belok ke kanan, biarkan kemudi dalam posisi lurus sampai mendapat giliran. Bila anda menunggu dengan posisi kemudi ke arah kanan dan anda tertabrak dari belakang, mobil anda dapat terdorong ke arah kendaraan dari depan.

* Bantu mereka untuk masuk tol. Bila anda berada di jalur kiri pada jalan tol yang lebar, anda dapat membantu kendaraan yang akan memasuki tol dari arah kiri secara aman dan mulus dengan berpindah jalur sebentar, tentu saja bila situasi memungkinkan.

* Gunakan rem pada saat yang tepat. Kurangi kecepatan sebelum memasuki tikungan. Mengerem saat anda berada di tengah-tengah tikungan dapat mengurangi keseimbangan kendaraan. Begitu pula, turunkan gigi transmisi sebelum memasuki tikungan.

* Coba dulu sistem anti-lock brake (ABS) kendaraan anda. Bila mobil anda dilengkapi ABS, anda mungkin dikejutkan dengan getaran dan suara aneh dari pedal rem ketika mendadak diinjak. Jangan tunggu sampai terjadi keadaan darurat. Pada saat hujan, carilah jalan yang licin dan benar-benar kosong atau pelataran parkir yang kosong dan injaklah rem sekuat-kuatnya sampai ABS bekerja, jadi anda tahu bagaimana rasanya. Anda juga dapat melakukan hal ini dengan sistem rem biasa untuk memeriksa apakah pengereman cukup seimbang dan tidak menarik ke satu sisi.

* Jangan menggunakan ponsel ketika mengemudi. Penelitian menemukan bahwa penggunaan ponsel ketika mengemudi menaikkan risiko kecelakaan sampai empat kali lipat. Risikonya tidak berubah walaupun menggunakan “hands-free”.

* Jagalah penglihatan malam hari anda. Jangan menatap lampu-lampu mobil dari arah berlawanan. Bila merasa terganggu, fokuskan pandangan pada bahu kiri jalan.

* Usahakan cukup tidur. Jangan mengemudi bila anda mengantuk. Bila mata anda cenderung terpaku pada satu titik, ini adalah tanda bahaya. Segera hentikan kendaraan begitu anda menemukan tempat yang aman dan cobalah beristirahat selama beberapa menit.
Read more

TIPS AMAN MENGGUNAKAN ATM


Aksi kejahatan pembobolan melalui anjungan tunai mandiri (ATM) akhir-akhir ini semakin marak. Untuk mengantisipasi aksi kajahatan tersebut, berikut tips-tips agar terhindar dari aksi kejahatan ATM, diantaranya :

1. Melindungi kerahasiaan PIN ATM dengan cara yaitu:

a. Mengganti PIN secara berkala

b. Menutup dengan tangan ketika memasukkan PIN sehingga tidak terlihat pihak lain

c. Tidak terpancing memberikan PIN kepada pihak lain yang seolah-olah petugas bank dan meminta nasabah untuk menyebutkan atau menginput nomor PIN.

2. Cari lokasi ATM yang relatif aman.

3. Memerhatikan kondisi fisik ATM dan sekelilingnya, dan apabila ada hal-hal yang mencurigakan, nasabah diharapkan tidak menggunakan ATM tersebut dan segera melapor kepada pihak bank terdekat atau ke yang berwajib.

4. Pada saat bertransaksi menggunakan kartu ATM pada merchant (toko yang bekerja sama dengan pihak perbankan), diharapkan nasabah memperhatikan kondisi alat EDC, bila terdapat alat (device) mencurigakan yang menempel pada EDC atau hal lain yang mencurigakan, nasabah dihimbau tidak bertransaksi dan segera melapor kepada pihak bank terdekat atau yang berwajib.

5. Usai bertransaksi, segera tekan tombol secara acak agar pihak lain tidak dapat mendeteksi nomor PIN atau angka-angka pada saat bertransaksi sebelumnya.

6. Segera blokir kartu ATM bila menemukan kejanggalan transaksi.

7. Jangan mudah percaya dengan bantuan orang lain di sekitar ATM.
Read more

Tips mencegah Curanmor Roda Dua


Untuk mencegah terjadinya pencurian sepeda motor yang marak terjadi, berikut tips yang dapat Anda lakukan :

1. Memasang kunci pengamanan tambahan.

2. Jika memarkirkan motor di halaman atau garasi rumah, usahakan untuk meletakannya di tempat yang paling dalam dan terhalang mobil atau benda lain.

3. Usahakan untuk selalu memarkirkan motor di tempat yang aman, atau mendapat penerangan yang cukup.

4. Memarkirkan motor di area yang bisa terlihat dari kamera keamanan.

5. Jika perlu, kunci motor dengan barang-barang tak bergerak seperti pohon dengan menggunakan rantai untuk pengamanan maksimal.

6. Memasang alarm.

7. Jangan tinggalkan barang-barang seperti helm, jaket, atau barang lainnya di motor.
Read more

CARA MEMBUAT LAPORAN POLISI


Bila anda mengalami masalah hukum atau peristiwa kejahatan lainnya maka langkah pertama yang harus anda tempuh :

1. Datanglah ke Senta Pelayanan Kepolisian ( SPK )
2. Sampaikan kepada petugas SPK masalah / peristiwa apa yang sedang anda alami
3. Ceritakan kepada petugas dengan sebenarnya dan selengkap mungkin

4. Bila yang dilaporkan peristiwa / kejahatan anda akan dibuatkan Laporan Polisi
dan akan mendapatkan Surat Tanda Terima Laporan
5. Bila ingin mendapatkan Surat Kehilangan Barang anda akan mendapatkan
Surat kehilangan Barang
Read more

PERSYARATAN PEMBUATAN SURAT IZIN KERAMAIAN



1. Photo copy KTP penanggung jawab
2. Surat keterangan dari Kelurahan
Read more

PATROLI BATAS GABUNGAN POLSEK SIDING



 1.    Pada Tanggal 7 Februari 2012 Pukul 10.00 Wib melakukan koordinasi danton Pos Pamlibas Siding, Anggota BAIS , Staf Kecamatan Sdr Saka, Kepala Dusun Padang Desa Siding Sdr Nahor , Tokoh Masyarakat Desa Siding Sdr Agustinus, dalam rangka melaksanakan Patroli Gabungan ke Perbatasan Desa Siding dengan Kampung Gumbang Malaysia.
2.       Pada Tanggal 8 Februari 2012 pelaksanaan dari Jam 06.00 Wib s/d 21.00 Wib pelaksanaan Patroli gabungan perbatasan :
a.       Pelaksanaan Patroli di laksanakan mulai Pukul 06.00 Wib, dimulai berangkat dari Pos Pam Libas Siding menuju patok E10 dengan berjalan kaki, dengan kondisi jalan, jalan setapak,berbatu-batu melalui jembatan bambu.
b.     Setelah menempuh perjalanan selama 2,5 jam , menemukan patok E10.
a.                              Sekira 30 menit perjalanan dari patok E10, ditemukan patok E12 yang terletak diatas                       batu dimana patok tersebut bisa digeser – geser/dipindah.  

        c.    30 menit lagi dari Patok E12, ditemukan Patok E13 Batu Aum

    

Dipuncak Gunung Kisam ditemukan Patok Prisma (dalam peta Patok E001) , satu – satunya

di Kecamatan Siding dengan jarak tempuh dari Patok E2 selama 15 menit perjalanan.
Sekitar jam 14.00 Wib, rombongan kembali ke dusun Paup desa Siding, Setibanya di Desa Paup Pukul 21.00 Wib situasi terkendali.

Galeri : 
















 
Read more